Kamis, 16 April 2015

Thanks Allah SWT ^_~ and Thanks dr. Johannes Edwin, Sp.A

Semenjak Khansa di rawat di RS, aku mempercayakan anakku di tangani oleh dr. Edwin, karena dokterrnya ramah, dan yang pasti nggak pernah nakut-nakutin aku, mungkin karena sudah terbiasa sejak Khansa lahir ...
2 hari berada diruang perawatan VIP rumah sakit, trombosit Khansa terus turun, segala upaya aku lakukan, mulai dari saran dokter dan para perawat hingga cara tradisional memberinya banyak minum, jus Jambu dan madu sari kurma ( yang katanya mamah cepat menaikkan trombosit ), tetapi dokter sudah menjelaskan demam berdarah dengue di hari 1 sampai hari ke 4, trombosit akan terus menurun walaupun suhu badannya kembali normal. 

Rabu pagi dihari ke 3 Khansa di rawat keadaannya sempat menurun, dokter-dokter yang bekerja  di RS tersebut serta perawat sangat ekstra memberi perhatian, selalu dikontrol kondisinya tiap jam, bahkan setiap 6 jam sekali khansa di cek darah hasilnya langsung diberi tahu aku dan suami.. kepala dokter disana dr.Gultom, juga sangat memperhatikan perkembangan kesehatan anak kami..

Sampailah khansa harus di rawat di ruang PICU  (Pediatric Intensive Care Unit) karena menurut keterangan dokter trombosit semakin menurun sampai dengan 5.000 dan denyut nadi khansa semakin melemah. Kedua mata Khansa hanya terpejam, anakku tidak berdaya 

Yang terfikirkan oleh ku dan suami PICU sama saja dengan ICU... ternyata tidak juga.http://lifestyle.okezone.com/read/2014/02/19/483/943249/anak-masuk-picu-jangan-cemas ..Karena panik melihat anakku , suami bilang aku sempat pingsan.. hehehe padahal badan ini sudah mulai membesar semenjak hamil ^_~

di ruang PICU peralatannya lebih lengkap dan hanya petugas perawat dan dokter saja yang boleh masuk, ruangannya lebih steril dan bersih. keluarga hanya bisa melihat pasien dari kaca, hanya orang tua yang boleh masuk disaat jam besuk. Sehingga proses penyembuhan pasien semakin cepat.

semua yang terbaik sudah dilakukan oleh para dokter dan perawat, ikhtiar ku dan suami sebagai orang tua, berdo'a tanpa henti, bersedekah dan bersujud kepada Allah SWT memohon ampun atas segala khilaf ( pada dasarnya tidak ada manusia yang sempurna, kesempurnaan hanya milik Allah SWT )

hari kamis malam jam 21.00 Wib setelah hasil cek darah keluar, aku dan suami dipanggil dokter ruang PICU dan  alhamdulillah, trombosit (http://www.pengertianahli.com/2014/09/pengertian-trombosit-dan-fungsi.html#_) dan hematokrit (http://kamuskesehatan.com/arti/hematokrit/) sudah mulai normal. 
Akhirnya hari jum'at sore Khansa di pindah ke ruang perawatan umum kembali, dan hari sabtu siang setelah hasil pengecekan lengkap dan dinyatakan sudah sehat Khansa sudah bisa dibawa pulang ke rumah.

Makasih ya Allah :) 

Makasih dr. Edwin Sp.A, orang tuaku, mertua, saudara - saudara, rekan-rekan ayah, Komandan Ayah Bapak. syamsurizal dan istri, Bapak Cipto dan istri, Om furqon dan yang nggak bisa disebut satu per satu...

Terimakasih RSIA Bunda Aliyah

Saat Khansa terbaring di Tempat tidur Ruang PICU


 



Tidak ada komentar:

Posting Komentar